GUNUNGKIDUL – Kawasan pesisir Kabupaten Gunungkidul kembali bergemuruh oleh antusiasme para pecinta olahraga memancing ekstrem. Sebanyak 133 tim dari berbagai wilayah di DIY, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur berkumpul untuk mengikuti ajang bergengsi Gunungkidul Rock Fishing Tournament (GRFT) Piala Kapolres Tahun 2026, Minggu (19/04/2026).
Turnamen yang telah memasuki tahun keempat ini memusatkan seluruh rangkaian pembukaan dan prosesi penyerahan juara di Pantai Slili, Desa Sidoharjo, Kapanewon Tepus. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Polres Gunungkidul, perwakilan TNI, Satlinmas, serta tokoh masyarakat setempat.
Tim CRF1 berhasil keluar sebagai Juara 1 kategori Ikan Bersisik setelah sukses mendaratkan ikan Kapur dengan total berat 8,45 kg, membawa pulang hadiah utama sebesar Rp15.000.000. Sementara itu, di kategori Ikan Non-Sisik, Tim Obar Aber FT mendominasi dengan perolehan ikan Oleng-oleng seberat 10 kg.
Berikut adalah daftar pemenang utama GRFT 2026:
Kategori Ikan Sisik:
1. Juara 1: CRF1 (8,45 Kg) - Hadiah Rp15.000.000
2. Juara 2: THIMIK FT (8,41 Kg) - Hadiah Rp7.500.000
3. Juara 3: Bangkrut FT (6,45 Kg) - Hadiah Rp5.000.000
2. Kategori Ikan Non-Sisik:
Juara 1: Obar Aber FT (10 Kg) - Hadiah Rp3.000.000
Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa,S.H,S.I.K,M.H melalui Wakapolres Gunungkidul Kompol Sumanto, SH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Beliau menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana efektif untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih karena pelaksanaan lomba ke-4 ini berjalan aman dan lancar. Mohon maaf jika masih ada kekurangan, semoga tahun depan GRFT bisa kembali dilaksanakan dengan lebih meriah lagi," ujar Kompol Sumanto saat menutup acara secara resmi.
Ketua Panitia, AKP Wawan Anggoro, SH, menambahkan bahwa konsistensi penyelenggaraan GRFT diharapkan mampu memperkenalkan potensi wisata pantai Gunungkidul ke kancah nasional, khususnya bagi komunitas sport fishing.
Kegiatan berakhir pada sore hari dalam situasi yang kondusif. Gelaran ini sekali lagi membuktikan bahwa sinergi antara aparat, masyarakat, dan komunitas hobi mampu menciptakan event positif yang berdampak langsung pada ekonomi kreatif di pesisir selatan.
( Humas Polres Gunungkidul ).
