Kapolres Gunungkidul Dampingi KPH Yudanegara Monitor Pilur di Ngawen.
GUNUNGKIDUL - Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMK2PS) DIY, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara, dalam kegiatan monitoring pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak Tahun 2026 di Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (26/9/2026).
Rombongan Forkopimda Kabupaten Gunungkidul yang dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P. bersama KPH Yudanegara tiba di Balai Kalurahan Kampung pukul 11.00 WIB. Hadir pula dalam peninjauan tersebut Dandim 0730/GK Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, Komandan Detasemen TNI AU Gading Mayor Lek Marwan Purnomo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta, S.IP., M.Si., serta jajaran pejabat terkait dan unsur Forkopimka Ngawen.
Dalam arahannya saat peninjauan, KPH Yudanegara menekankan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah mengingat dinamika politik di tingkat kalurahan memiliki karakteristik yang khas dan persaingan yang cukup tajam karena kedekatan hubungan antarwarga.
Pemilihan Lurah telah diatur dalam Undang-Undang Desa. Prinsipnya, selama seluruh tahapan tidak bertentangan dengan regulasi, maka proses demokrasi tersebut harus kita hormati dan kawal bersama, ujar KPH Yudanegara di hadapan para pemangku kepentingan.
Ia juga menambahkan, dari total 31 kalurahan yang menggelar Pilur serentak di Gunungkidul dengan melibatkan sekitar 120.000 daftar pemilih tetap (DPT), sinergi lintas sektoral sangat dibutuhkan guna memastikan Yogyakarta tetap mencerminkan nilai-nilai keistimewaan yang aman, tertib, dan damai.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan (DPMKP2KB) Kabupaten Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, A.P., M.Si., melaporkan bahwa proses pemungutan suara di Kalurahan Kampung berjalan lancar dan dijadwalkan ditutup pada pukul 13.00 WIB. Pihaknya bersama aparat keamanan juga terus melakukan koordinasi persuasif di lapangan agar para pendukung dapat melepas atribut kampanye guna menghindari potensi gesekan.
Kehadiran Kapolres Gunungkidul beserta jajaran TNI Polri dan Linmas di lokasi bertujuan untuk memastikan pengamanan terbuka maupun tertutup berjalan optimal. Langkah antisipatif ini diambil guna meminimalisir potensi kerawanan, seperti sengketa data pemilih, dinamika pendukung, maupun kendala logistik, sehingga seluruh rangkaian pesta demokrasi tingkat kalurahan di Kapanewon Ngawen dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan kondusif.
( Humas Polres Gunungkidul ).
