GUNUNGKIDUL – Menindaklanjuti arahan Kapolri untuk mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Gunungkidul menggelar kegiatan "Minggu Kasih" di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle Service, Wukirsari, Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari, Minggu (18/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Gunungkidul AKBP Rosana Albertina Labobar, S.I.K., M.Si., menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, orang tua, dan tokoh agama dalam merawat toleransi, mencegah aksi perundungan (bullying), serta membentengi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Gunungkidul.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah bullying, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun media sosial. Jangan menganggap perundungan sebagai candaan biasa, karena dampaknya sangat buruk bagi kesehatan mental korban," ujar AKBP Rosana Albertina Labobar di hadapan para jemaat.
Selain perundungan, Kapolres secara tegas menyoroti ancaman nyata penyalahgunaan narkotika yang menyasar anak muda. Ia mengingatkan bahwa pengawasan keluarga dan kepedulian lingkungan sosial menjadi benteng utama agar anak-anak tidak terjerumus dalam lingkaran barang haram tersebut.
"Narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Kami mengimbau para orang tua dan tokoh agama untuk selalu membangun komunikasi yang hangat dengan anak-anak kita, mengawasi pergaulan mereka, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan agar mereka terhindar dari bahaya narkoba dan zat adiktif lainnya," tambahnya.
Tak hanya itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial, tidak mudah terprovokasi berita bohong (hoax) maupun ujaran kebencian, serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian jika menemukan potensi gangguan kamtibmas. Ia menegaskan komitmen Polres Gunungkidul untuk memberikan pelayanan dan perlindungan penuh kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Pendeta GBI Petrus Murtono bersama jemaat dan unsur Jaga Warga Wukirsari menyambut hangat kehadiran jajaran Polres Gunungkidul. Dalam sesi dialog dan penyampaian aspirasi, jemaat mengharapkan komunikasi serta koordinasi antara pihak gereja dan kepolisian terus ditingkatkan, khususnya terkait pengamanan ibadah serta edukasi perlindungan anak dari bahaya bullying dan pergaulan bebas.
Sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat tersebut, Polres Gunungkidul berkomitmen untuk mengoptimalkan patroli di tempat-tempat ibadah, memperluas sosialisasi edukatif mengenai kamtibmas, bahaya narkoba, dan perundungan, serta merespons cepat setiap laporan warga demi mewujudkan lingkungan Gunungkidul yang aman, kondusif, dan ramah anak.
( Humas Polres Gunungkidul )
